GUATEMALA, DETIKPOS.net - Sebuah lubang pembuangan raksasa terbentuk di sebuah kota di Guatemala.
Lubang seperti jurang maut ini terbentuk di tengah area penduduk Kota Guatemala. Lubang itu terbentuk pada Selasa (1/6/2010) waktu setempat, setelah badai tropis Agatha melewati daerah tersebut.

Awalnya pemerintah setempat menduga hujan deras telah membentuk lubang yang menelan gedung bertingkat tiga ini, namun kini mereka mengatakan akan melakukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan penyebabnya.
Lebih dari 100 orang dilaporkan tewas dalam badai. Itu tidak diketahui apakah ada yang tewas di gedung yang lenyap di dalam lubang. [
surya]
BANDUNG - DETIKPOS.net - Jalan Kali Citepus di Jalan Pajajaran, Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, ambles dengan kedalaman 7 meter dan diameter 6 meter.
Jembatan yang sudah ada sejak zaman Belanda ini ambles sekitar pukul 13.00 WIB akibat tergerus aliran Sungai Citepus kemarin. Menurut Nenden, saksi mata yang juga warga Jalan Pajajaran, RT 06/02, Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, ini mengungkapkan, jembatan tersebut ambles setelah hujan deras mengguyur Kota
Bandung sejak kemarin siang. Menurut dia, setelah melintasi jembatan tersebut, tiba-tiba ada keributan bahwa jembatan sudah ambles.
“Setelah saya melewati jembatan, tiba-tiba orang-orang pada ribut. Ketika saya lihat, rupanya jembatan sudah ambles,” ungkap Nenden di lokasi kejadian. Nenden menambahkan, tidak ada suara apa pun saat jembatan tersebut ambles.Menurut perkiraannya, jembatan tersebut ambles karena terlalu banyak menampung genangan air hujan.Pasalnya, jembatan tersebut sempat bolong sebesar satu meter selama dua minggu sebelum kejadian.
Bahkan, sebelum berlubang,jalanan mengalami retakan di beberapa ruas. Sementara itu,ditemui di lokasi yang sama, Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Sambodo Purnomo membenarkan amblesnya jembatan Sungai Citepus yang terjadi setelah hujan deras kemarin siang.Menurutnya, jembatan tersebut ambles akibat derasnya aliran Sungai Citepus.
“Amblesnya jembatan diakibatkan oleh gerusan air dari aliran deras Sungai Citepus setelah hujan deras dan kejadian ini juga meninggalkan lubang dengan kedalaman sekitar tujuh meter dengan diameter kurang lebih sekitar enam meter,”ungkapnya. Akibat kejadian ini, lalu lintas di kawasan Jalan Pajajaran mengalami kemacetan parah.Mulai dari depan Istana Plaza Mall hingga titik amblas di perempatan Jalan Bima menuju Bandara Hussein Sastranegara.
Menurut Sambodo, untuk sementara waktu akan dilakukan rekayasa jalan di kawasan Pajajaran. Dirinya juga menambahkan, akan diberlakukan sistem buka tutup hingga ada perbaikan.“Kami juga mengimbau kepada warga Bandung yang menuju Bandara Hussein untuk melewati jalan belakang. Sementara itu,dari Jalan Bima dan Jalan Baladewa akan dialihkan ke Pasir Kaliki,”pungkasnya.
JERMAN, DETIKPOS.net - Sebuah
lubang raksasa sekitar 40 meter muncul di kawasan permukiman penduduk di Schmalkalden, Jerman, Senin (1/11). Lubang dengan kedalaman 20 meter itu membuat kaget penduduk karena muncul tiba-tiba.
Sejumlah ilmuwan hingga kini masih meneliti penyebab terjadinya lubang besar tersebut yang telah menelan sebuah mobil. Kejadian ini tidak memakan satu orang pun yang cedera. Mereka yang tinggal dekat bangunan terdekat diungsikan karena dikhawatirkan lubang tersebut akan melebar.
Para ilmuwan berasumsi bahwa penyebab lubang (sinkhole) karena fenomena alam. Sebelumnya, pada awal tahun ini, lubang yang lebih dahsyat menelan bangunan di Guatemala City, terjadi setelah kota tersebut diamuk topan tropis Agatha. [
wartanews/ris]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar